This is How to Boost Happiness

1512101893759

Saat ini banyak banget berita yang bikin miris, terutama berita tentang keputusan seseorang untuk mengakhiri hidupnya. Bunuh diri atau suicide adalah tindakan seseorang untuk menghukum dirinya sendiri, atau tindakan menghentikan kelangsungan hidupnya sendiri dengan sengaja dan dalam keadaan sadar.

Kalau melihat fenomenanya, mungkin karena merasa tidak bahagia menjadi salah satu penyebab mereka melakukan hal yang tidak dapat dikatakan benar tersebut. Seperti yang kita tau ‘kadar’ kebahagiaan orang itu pasti beda-beda. Hal yang bisa bikin setiap orang bahagia juga pasti berbeda, semua balik lagi ke individunya masing-masing. Saat ini saya mau mencoba untuk berbagi tips, supaya kita bisa menjadi orang yang lebih bahagia. Penasaran? Yuk kita mulai…

  1. Be Grateful.

Bersyukur secara lisan, atau menuliskan hal-hal yang bisa kita syukuri merupakan salah satu cara untuk meningkatkan rasa bahagia kita. Kita bisa review apa saja hal-hal yang sudah pernah kita capai, bisa dimulai dari hal-hal yang sangat sederhana, masih bisa merasakan udara pagi misalnya, atau sekedar mensyukuri karena masih dapat air bersih. Hal-hal kecil yang selama ini lupa kita syukuri, padahal belum tentu orang lain merasakan kenikmatan yang kita rasakan.

  1. Focus on What You Have

Dengan maraknya media sosial, sebenarnya memudahkan kita melupakan apa yang kita punya dan malah fokus sama hal-hal yang belum kita punya. Media sosial sangat mungkin menimbulkan kesenjangan sosial dari satu individu dengan individu lain. Ya kan? Kesenjangan sosial ini yang (amit-amit) bisa munculin perasaan sirik dan iri hati. Dua penyakit hati yang bikin kita jauuuuuuhhhh banget dari bahagia. Jadi, daripada mikirin apa yang kita tidak (belum) punya and stressed about it, mending fokus sama apa yang udah kita punya dan bersyukur karenanya.

  1. Focus on Present

Siapa yang masih sering galau dan menyesali kejadian lalu-lalu? Ayo tunjuk tangan! Berlarut-larut mikirin atau menyesali kejadian yang sudah lewat nggak akan nolong dan nggak akan ngasilin apa-apa selain perasaan negatif yang kamu rasakan. Life must go on. Biarkan kejadian di masa lalu itu menjadi pelajaran buat diri kita, supaya kita mnejadi individu yang lebih baik lagi untuk hari ini dan hari yang akan datang. Fokus dengan hidup kita saat ini juga berarti jangan biarkan ‘kekhawatiran’ kamu juga mempengaruhi kebahagiaan mu. Hari depan memang perlu untuk dipikiran dan direncanakan, tapi bukan berarti kamu harus dibuat pusing dengan kejadian yang belum tentu kejadian kan? Apalagi kalau yang dipikirin kejadian jelek yang pasti akan mempengaruhi mood kamu. Salah satu tips buat temen-temen supaya cepet bisa move on dari masa lalu adalah selesaikan apapun (masalah) yang ada di masa lalumu.

  1. Know Yourself Better

Discover your self. Temukan sisi-sisi dalam dirimu yang selama ini (mungkin terpendam). Kelebihan-kelebihan yang kamu miliki, kekurangan yang kamu miliki. Ya, kita nggak bisa naif, kalau semua orang itu pasti punya kekurangan. Tapi meskipun begitu, semua orang juga pasti punya kelebihan masing-masing. Dengan tau apa kelebihan dan kekurangan kita, kita akan jadi tau apa yang harus kita lakukan untuk diri kita. kita jadi bisa tau apa yang kita suka dan ngga suka, apa kerjaan yang cocok buat kita, sampai memilih kegiatan apa yang akan kita jalanin. Kita juga bisa lebih mensyukuri apa yang kita punya kalau kita tau siapa diri kita.

  1. Find Activity that Can Make You Happy

Pasti semuanya setuju kalau kita akan merasa senang apabila bisa melakukan hobi yang kita punya, ya kan? Nah, dengan punya aktivitas yang bisa bikin kita seneng, kemungkinan kita akan ngerasa sedih dan down pun akan semakin berkurang. Kenapa? Karena semakin sering pikiran kita fokus dengan hal-hal yang menyenangkan, maka akan semakin sedikit juga otak kita mikirin hal-hal negatif yang terjadi sama diri kita. Jadi buat temen-temen semua yang belum nemuin hobinya, find it and make your day happier. Buat temen-temen yang sudah nemuin hobinya, keep it and make your day happier.

  1. Doing an Exercise

Olah raga adalah salah satu kegiatan yang pasti disarankan oleh dokter dan orang kesehatan lainnya. Peneliti dari University of Vermont menemukan bahwa dengan berolahraga hanya 20 menit dapat membuat suasana hati lebih baik selama 12 jam. Berolahraga bisa mempengaruhi kondisi mental seseorang ketika dalam suasana hati yang buruk. Jadi bisa di bayangin dong seberapa kalian bisa terus ngerasa seneng kalau rajin olah raga.

  1. Think All The Possibilities

Salah satu yang bisa mengurangi kebahagiaan kita atau menjauhkan rasa bahagia di diri kita adalah karena kita terlalu fokus sama kemungkinan terburuk atau hal terburuk dari suatu kejadian. Padahal seperti yang pepatah bilang, selalu ada hikmah dari setiap musibah. Ya, memang benar, kalau aja kira mau merenung sebentar dan mencari ‘hal baik’ itu, pasti aja ada kok. Kalau memang susah, anggap aja itu ujian yang Tuhan berikan supaya kita jadi manusia yang lebih baik lagi. Susah? Pasti sih, tapi kita juga pasti bisa kok belajar untuk melhat hal positif dari apapun kejadiannya.

  1. Keep Positive Thinking

Pikiran optimis bisa meningkatkan kadar kebahagiaan mu loh! Dengan sikap optimis kamu, kamu bisa lebih bersemangat dalam ngejalanin hidup ini. Apapun hambatan dan rintangan yang ada di depan kamu nggak gampang bikin kamu nyerah dan bersedih-sedih. Selalu berpikir positif ini juga sangat dipengaruhi sama seberapa besar kamu yakin sama diri kamu sendiri. Makin kamu yakin sama diri kamu, akan semakin optimis juga.

  1. Take ‘Your Time!’

Memanjakan diri sendiri hukumnya wajib! Terutama kalau sehari-hari kita udah dipusingin dengan berbagai hal (kerjaan, tugas, kuliah, target, dan lain-lain). Dengan memanjakan diri itu kita bisa mengistirahatkan dan bisa me-refresh kan diri kita. Me time juga bisa jadi waktu kita buat mikirin rencana baru, ide-ide baru atau bahkan target baru. Tapi satu kunci dari ‘me time’ yang harus dipenuhi dan sama sekali tidak boleh dilanggar, YOU HAVE TO HAVE FUN! Besenang-senang disini artinya melakukan hal-hal yang bikin seneng tapi juga tetep ngasih manfaat buat diri kita.

  1. Share Your Problem with Others

Bercerita dan mengeluarkan unek-unek adalah salah satu kunci yang bisa dilakukan untuk mengeluarkan beban yang ada di dalam diri kalian. Keluarga, teman, dan orang terdekat adalah orang-orang yang akan sangat menerima bahkan mungkin senang jika kita berbagi dengan mereka, menceritakan permasalahan, atau sekedar unek-unek kita aja. Jadi sebenernya kita nggak usah ragu-ragu untuk bercerita dengan mereka, membagi permasalahan adalah hal yang penting dilakukan agar kita kita menjadi burn out. Menurutku, ada satu hal yang harus diingat ketika kita memutuskan untuk cerita, mendapatkan saran dan saran tersebut cocok dengan kita adalah bonus. Kenapa bonus? Karena ketika kita bercerita untuk mengharapkan saran yang pas dan akhirnya kita tidak mendapatkan apa yang kita mau, kita akan kecewa dan mungkin membuat kita jadi enggan untuk bercerita lagi di lain waktu. Memang sih untuk beberapa orang menceritakan masalahnya ke orang lain itu merupakan hal yang sulit. Nah, buat kalian yang sulit terbuka, kalian bisa mencurahkan isi hati dan pikirannya lewat tulisan. Karena yang penting adalah kita bisa mengeluarkan apa yang kita pikirkan dan rasakan, mau medianya apa atau ke siapa balik lagi ke nyamannya teman-teman.

  1. Pray

Pasti pernah denger kan ya, kekecewaan terbesar itu datang dari harapan (ekpsektasi) yang juga besar. Memang optimis it harus, tapi tetep harus siap sama kemungkinan terburuk yang mungkin akan terjadi. Karena ada beberapa faktor eksternal yang tidak bisa kita kontrol secara langsung, berdoa bisa dijadikan salah satu cara yang dapat dilakukan untuk ‘mengontrol’ hal-hal yang menjadi faktor eksternal tersebut. Dengan berdoa kita meminta tolong kepada Tuhan untuk ikut berperan dengan unpredictable/amazing way nya. Dengan berdoa juga sedikit banyak dapat mengurangi beban yang kita miliki, dan who knows, bisa bikin kita lebih happy juga. It is worth to try!

  1. Create Your Own Happiness

The last one, but i think this is so important you have to say that YOU ARE HAPPY. Pernah denger istilah nggak kalau kita terus-terusan memikirkan sesuatu, maka alam semesta akan membantu mewujudkannya? Nah, ini juga berguna untuk perasaan kamu. Ketika kamu selalu berpikir bahwa kamu nggak bahagia, ya kamu juga akan ngerasa kayak gitu. Sebaliknya kalau kamu selalu ‘mencoba’ untuk berpikir bahwa kamu bahagia, maka kamu juga akan lebih merasa bahagia. Memang susah untuk selalu me-setting otak kita supaya terus berpikir bahwa kita bahagia.

 

for more tips, follow @senter.id on Instagram :”)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s