what is right, exactly?

semua pasti tau kan kalau rokok itu nggak baik buat kesehatan?
tau juga kan kalau ganja itu di banned? bahkan pernah ada yang sempet bilang kalau rokok dan ganja itu haram.
padahal setau saya di dalam Qur’an nggak ada tuh hadist yang bener-bener bilang kalau rokok dan ganja itu haram. yang jelas ada adalah, segala yang memabukan haram.
jadi, yang sebenarnya benar tuh apa?

yang saya tau, dan yang tersimpan di dalam kognisi saya, rokok itu nggak baik untuk kesehatan kita, di dalamnya terlalu banyak racun yang bisa ngerusak tubuh kita. tapi disisi lain perusahaan rokok juga jadi penyokong ekonomi Indonesia, entah dari banyaknya pegawai yang dipekerjakan, dari pajak yang di bayarkan ataupun hal lainnya. sampai-sampai beasiswa sekolah serta beasiswa olah raga berasal dari perusahaan rokok. gimana nggak jadi serba salah coba kan?

terus ada ganja yang kita juga tau semua kalau barang yang satu ini bukan barang baik. dengan mengkonsumsi ini bisa ngebikin otak kita jadi lemot kasarnya, kemampuan kita dalam berpikir langsung berkurang drastis, hal ini juga yang menyebabkan ganja adalah salah satu narkotika paling di larang di Indonesia. tapi kita nggak tau kan (atau nggak mau tau?) salah satu tipe ganja (saya lupa namanya apa) yang kalau diolah bisa jadi obat cancer paling manjur, bisa jadi kertas yang kualitasnya di jamin bagus banget! coba aja kalau kelas ganja ini di turunkan. berapa banyak penderita cancer yang bisa di obati? Indonesia jadi salah satu pemilik ganja dengan kualitas terbaik looooh. WOW!

mungkin, mungkin nih yaa.. udah seharusnya kita keluar dari kotak, lepasin kaca mata kuda yang selama ini kita pakai. stop ngeliat segala hal hanya dari satu sudut pandang. kayaknya Indonesia harus mulai keras nih masalah rokok. kita bisa nyontoh negara-negara lain yang sudah mulai menyediakan ruangan khusus bagi para perokok, yang artinya tidak menganggu orang yang tidak merokok seperti saya. atau sekalian aja harga rokok di mahalkan, sampai 30ribu gitu satu dusnya. saya yakin pasti orang-orang mikir dua kali buat beli rokok.

untuk masalah ganja, saya emang nggak bisa ngomong banyak, karena jujur saya takut salah, hal ini termasuk hal agak-agak sensitif ya. tapi saya setuju banget sama apa yang di bilang Pandji Pragiwaksono di salah satu open mic-nya. kalau emang alasan kenapa ganja di ‘banned’ dan dijadikan salah satu narkotika yang di larang keras gara-gara dapat memicu kekerasan, atau kerusakan tubuh, kenapa rokok dan minuman keras gampang banget di jumpai di tempat umum? coba deh seacrh lewatΒ mbah Google, apa sih yang paling banyak memakan korban, rokok, alkohol, atau ganja?
ganja nggak harus di legalkan, saya juga nggak setuju kalau gitu. setidaknya turunkan kelasnya, biar bisa di pakai untuk pengobatan dan produksi hal-hal yang menguntungkan untuk orang banyak.

open your mind, young generation! πŸ™‚

Advertisements