opini

single or in relationship?

maaf ya udah lama gak posting, kmarin-kemarin lagi ilang mood buat nulisnya, hehe.
sekarang saya mau nulis perbandingan antara sendiri sama punya pacar.

yang pertama kalau sendiri kalian suka ngerasa sepi gak? naah ini kekurangan sendiri. kemana-mana sendiri, hp tuh kyk bangke, sepii bgt. sekalinya ada sms kalau gak dari provider dari temen-temen yang ngabisin bonus sms. tapi, kalau kita punya pacar kita suka ngerasa our life more colourfull ya gak? kita ngejalanin semuanya gk sendirian, ada yang menemani, dan yang pasti hp gak akan sepi kan?

yang kedua single berarti saatnya kita mencintai diri kita sepenuhnya. hidup kita ya hidup kita, gak akan ada yang ngatur. segimana kita. nah, kalau kita in relationship kita gak bisa kyak gitu, cinta ke diri sendiri mau gak mau bakal terbagi dengan mencintai orang lain itu. kita gak bisa seenaknya karna mau gimanapun ada orang lain which is special di hidup kita.

yang ketiga perhatian gak akan teralu banyak kita dapat kalau kita sendiri. ya paling dari orang tua dan keluarga aja. beda lagi kalau punya pacar, dikit-dikit diperhatiin, dikit-dikit ditanya lagi dimana, lagi apa, sama siapa (eh ko kyk lagunya kangen band ya, ahaha) coba kalau kita sendiri, jarang kan ada yang nanya gitu?

jadi, sebenarnya being single is not always unpleasant. dan punya pacar itu tidak selamanya menyenangkan. dua-duanya punya sisi positif dan negatifnya, sama-sama punya resiko yang harus siap kita terima.

so, what will you choose, being single or commit in a relationship??

Advertisements

2 thoughts on “single or in relationship?

  1. wow..haha..
    “jadi, sebenarnya being single is not always unpleasant. dan punya pacar itu tidak selamanya menyenangkan. dua-duanya punya sisi positif dan negatifnya, sama-sama punya resiko yang harus siap kita terima.”

    emg bener tdk selamanya menyenangkan,,tapi kan ada “take n give”..bener ga sih?d1 nganut bgt postingan uni yg itu loh..

    1. emg relationship itu byknya dari smsan yah?kalo mau kaya gitu mah “LDR” aja sekalian namanya,hehe..nonverbal itu lebih menyenangkan loh drpada verbal terus..

    2. mencintai diri sendiri sepenuhnya?narsistik dong?bisa juga anti sosial..kita tuh bisa aja seenaknya,asal seenaknya itu jgn ngerugiin pasangan kita/org lain..

    3. no comment.

    hanya sekedar pandangan saya aja..
    intinya jgn main” ama yg namanya pacaran,siaplah kalo emg km siap,dan blm siaplah ktika km emg blm siap..
    “pcaran mmg bukan sesakral pernikahan..tapi kalo kita terbiasa menganggap enteng pcaran,pernikahan pun akan semakin kt anggap enteng”-petuah dr para org tua

    tapi bukan brarti kita harus lebay juga dalam pacaran,,yg pnting itu TANGGUNG JAWAB!!wekweeeewww..

    -maaf kalo komennya bersifat subyektif,,hanya sekedar memberi info gan

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s